Melayani Pengiriman Di Seluruh Indonesia

Alamat:
Pelemsewu Rt 03 Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta Kode Pos 55188

Telp:
081328030055

supleman herbal benih gurame


PEMBERIAN SUPLEMEN ALAMI UNTUK BENIH IKAN GURAME

 Dengan mengetahui peran maupun fungsi pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan GURAME, maka keberhasilan budidaya ikan dapat dicapai secara optimal. Pakan ikan GURAME berkualitas akan meningkatkan kesehatan serta mempercepat pertumbuhan, sehingga produksi budidaya ikan GURAME lebih meningkat dan sudah barang tentu keuntungan yang didapat juga lebih tinggi

Suplemen  untuk  ikan GURAME merupakan hal yang perlu di ketahui bagi pembudiya benih ikan, karena dalam pemeliharaan ikan ini ada 2 hal yang perlu dijaga yaitu, makanan yang berkualitas serta ekosistem kolam yang harus baik. sisa pakan dan kotoran serta faeces oelh bakteri tertentu dapat diubah menjadi gas  ammoniak, H2S dan gas methan, dimana kehadiran gas-gas ini didalam kolam bisa meracuni kolam dan menghambat pertumbuhan          ( inhitoring factor) sehingga benih ikan GURAME menjadi sulit tumbuh,dengan adanya suplemen untuk ikan ini maka inhitoring factor ini akan ditekan.

Agar pakan buatan yang diberikan dapat mendukung serta mengoptimalkan perkembangan maupun pertumbuhan ikan budidaya, sebaiknya pembuatan pakan ini harus berorientasi menghasilkan pakan ikan berkualitas, yaitu pakan yang disukai, mudah dicerna, serta dapat memenuhi standar kebutuhan nutrisi ikan. Untuk menghasilkan pakan ikan berkualitas tersebut perlu ada tambahan untuk suplemen benih ikan GURAME

Kebutuhan suplemen atau nutrisi ikan secara alami sudah tersedia, baik di kolam maupun di perairan lain. Pada usaha budidaya ikan secara tradisional, kebutuhan suplemen / nutrisi ikan dapat dipenuhi oleh pakan alami dari kolam itu sendiri. Akan tetapi pada skala usaha agribisnis budidaya ikan secara intensif, ketersediaan pakan alami tersebut sudah tidak mampu lagi menopang pertumbuhan maupun perkembangan ikan secara optimal, mengingat kepadatan populasi pemeliharaan ikan sangat tinggi

PEMBERIAN SUPLEMEN / NUTRISI

Sama seperti pada usaha pembenihan, usaha pembesaran ikan nila juga memerlukan suplemen untuk meningkatkan selera makan ikan  serta agar benih ikan tidak mudah terserang penyakit.
Supleman atau nutrisi alami yang mudah di temukanyaitu.
Gula
Susu
Madu

 Bahan  gula, susu, atau madu sebagai supleman / nutrisi alami  dengan cara dicampurkan dengan pelet. Takarannya, sama dengan suplemen yang diberikan pada pakan benih, yaitu:
1 sdm gula, 1 sdm madu, atau susu kental manis untuk 1 kg pelet.

Untuk satu kali masa produksi ikan konsumsi dari 2.000 ekor benih GURAME yang setara 1 ton ikan , susu yang terpakai hanya dua kaleng. Sementara itu, madu sebanyak 1 botol dan gula pasir hanya butuh 1,5kg. pemberian suplemen harus diselang-seling, kadang diberi kadang tidak.tergantung pada Anda. Jika Anda ingin cepat, siplemen harus diberikan setiap hari.
Semoga bermanfaat

cegah jamuran benih gurame dengan merawat kolam


Banyak dari kita  yang bingung ketika menghadapi Ikan Gurameh anda mati satu persatu atau bahkan lebih setiap harinya?serangan penyakit yang ditandai dengan nafsu makan yang berkurang, timbul kepermukaan dan berenang tanpa arah, sisik terkelupas dan timbul bercak-bercak darah kemudian bernanah yang sering disebut dengan cacar, hingga mata menonjol putih sampai timbulnya bintil-bintil coklat kekuningan disekitar insang, kulit daging bahkan bagian dalam tubuh ikan yang tidak teridentifikasi sehingga tiba-tiba ikan gurami mati dan terus ” mengajak ” teman-temannya yang lain.

Meskipun termasuk ikan yang tidak terlalu membutuhkan air yang jernih, bukan berarti ikan gurami tahan terhadap serangan hama pengganggu ataupun yang lainnya. Pembudidaya ikan gurami tak jarang mengalami kendala dalam memelihara gurami dengan adanya serangan jamur putih yang bisa mengakibatkan kematian ikan.

 jamur putih merupakan musuh utama ikan gurami utamanya ketika usia ikan masih muda.Jika dalam pemeliharaan menemukan benih ikan gurami yang sisiknya terdapat bintik atau semacam kapur, sebaiknya ikan tersebut segera dipisahkan dari lainnya. Kalau tidak, kemungkinan dalam waktu singkat ikan lainnya akan mengalami hal serupa.awalnya ikan tampak biasa, tapi lama-kelamaan ikan tersebut akan lemas, mengapung kemudian mati secara perlahan.

 dalam memeliharan ikan gurami, yang paling penting adalah menjaga kebersihan air dengan melakukan penyiponan air kolam secara berkala misalnya seminggu atau satu  minggu sekali tergantung kebutuhan.dengan melakukan pembersihan kolam secara rutin akan menjaga munculnya penyakit atau jamur.

Pencegahan benih gurame jamuran dengan penyiponan ini  termasuk hal yang sangat efektif.

Semoga bermanfaat

obat herbal benih gurame tanaman daun

Pelaku budidaya ikan gurame sering menggunakan berbagai bahan-bahan kimia maupun antibiotika dalam pengendalian penyakit tersebut. Namun dilain pihak pemakaian bahan kimia dan antibiotik secara terus menerus dengan dosis/konsentrasi yang kurang/tidak tepat, akan menimbulkan masalah baru berupa meningkatnya resistensi mikroorganisme terhadap bahan tersebut.


 Selain itu, masalah lainnya adalah bahaya yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitarnya, ikan yang bersangkutan, dan manusia yang mengonsumsinya. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, perlu ada alternatif bahan obat yang lebih aman yang dapat digunakan dalam pengendalian penyakit benih gurame. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan tumbuhan obat tradisional yang bersifat anti parasit, anti jamur, anti bakteri, dan anti viral.

Beberapa keuntungan menggunakan tumbuhan obat tradisional antara lain relatif lebih aman, mudah diperoleh, murah, tidak menimbulkan resistensi, dan relatif tidak berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya. Beberapa tumbuhan obat tradisional yang diketahui dapat dimanfaatkan dalam pengendalian berbagai agen penyebab penyakit benih ikan gurame  adalah:
 sirih (Piper betle L.)
daun jambu biji ( Psidium guajava L.)
 sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees)
 Daun sirih diketahui berdaya antioksidasi, antiseptik, bakterisida, dan fungisida.
 Tanaman sambiloto bersifat anti bakteri, sedangkan daun jambu biji selain bersifat anti bakteri juga bersifat anti viral.
 Pada aplikasi pemakai obat herbal tersebut bisa digunakan dengan campuran pelet dengan cara daun daunan tersebut ditumbuk sampai halus dan sedikit pake air lalu air dari saripati daun-daunan tersebut dipakai untuk merendam pelet yang akan diberiakan pada benih gurame  atau bisa juga ciran dari sari daun daunan tadi dicampur dengan telur sebagai bahan perekat lalu aduk dengan pelet dan tidak dijemur cukup dengan diangin-angin saja.
Penggunaan obat obatan herbal tadi akan lebih tepat dipake pada pencegahan karena tidak ada efek samping seperti penggunaan obat kimia. Pengalaman selaku pelaku usaha budidya untuk mendapatkan obat obatan benih ikan gurame  yang instan atau sudah jadi sangatlah susah didapat, mudah mudahan dengan tulisan ini bisa membantu para pelaku usaha budidaya dalam mencegah atau menaggulangi penyakit benih ikan gurame.

Dibawah ini adalah Obat-obatan herbal yang bisa dipakai pada pencegahan dan penaggulangan penyakit pada ikan:

1. Daun sirih

2. Daun sambiloto

3. Daun Jambu Biji

4. Buah Mengkudu

5. Daun Pepaya

6. Kunyit

7. Bawang Putih

Penggunaan tumbuhan obat tradisional dalam pencegahan dan pengobatan penyakit ikan memiliki kelebihan antara lain mudah diperoleh, murah, efektif untuk mencegah dan mengobati penyakit ikan, dan relatif aman bagi ikan, lingkungan, dan manusia yang mengonsumsinya (konsumer). Selain itu, kelebihan lainnya adalah tidak menimbulkan resistensi pada pathogen
Semoga bermanfaat

pemberian pakan yang tepat untuk benih gurame


Perlu diketahui bahwa ikan gurame diberi makan 2x sehari dengan pellet yang mengandung protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak. Selain Pelet makanan untuk ikan gurame bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan


Makanan Yang Tepat Untuk Budidaya Ikan Gurame

Seperti dikatakan bahwa Gurami adalah mahluk Vegetarian, atau kata anak saya Herbivor. Keuntungannya segala macam daun-daunan yang lembut strukturnya bisa di “empan” kan kepada gurami dewasa.
Petani-petani jabar, selalu menjemur daun-daun yang akan diberikan kepada peliharannya terlebih dahulu sehingga layu, dengan demikian getah yang beracun bisa dinetralisir.
Daun talas/keladi atau sente (jabar) yang tua, biasanya seberapapun makanan ini diberikan, akan ditarik-tarik oleh gurami sampai tinggal tulang-tulangnya. Dianjurkan menanam sendiri talas ini di tegalan kolam, dihalaman rumah, karena gurame tidak bisa hidup tanpa keladi, sampai menjadi tua-tua keladi.
Daun ketela Singkong
Daun Pepaya – Kurang dianjurkan diberikan untuk biang Gurame karena merusak kantung telur.
Daun Kangkung
Daun ubi jalar – Juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada biang gurame.
Ketimun
Toge – bisa tauge kacang hijau, tauge kacang merah dan tauge dari bibit padi muda.
Labu
Talas
Pelet- Beberapa peternak membuat sendiri pellet yang terdiri Katul, tepung ikan, bungkil kedelai, protein Tepung Daging dan tambahan 10 tablet anti biotik untuk per 100 kg pelet.
Jagung rebus. Sangat baik untuk mempercepat kematangan “gonade” sehingga memperpendek waktu pemijahan. Jumlah jagung rebus yang diberikan 3-5% berat badan induk. Menurut Heru Susanto, telur yang matang pada usia 45-60 hari bisa diperpendek menjadi 25-30 hari.
Cara pemberiannya dengan menempatkan jagung pada anyaman bambu 0,5 x 0,5 meter, lalu ditenggelamkan sekitar 15 cm dengan jarak 0,5 m dari pinggir kolam. Pilih tempat yang terlindung dan tempat ikan berkumpul.

Sekalipun kita beranggapan bahwa gurame adalah mahluk vegetarian, tetapi mereka tidak menolak anak semut (kroto), dedak, ampas tahu, bungkil kacang. Bahkan beberapa petani memasang lampu teplok dipinggiran kolam jika dilihatnya banyak serangka beterbangan.
Serangga-serangga ini tertarik kepada cahaya lampu, dan ketika mereka mendekat lalu jatuh, maka gurame dengan suka cita melahapnya.